Literasi Bahasa Indonesia
Teks Sastra
Memahami unsur, tema, amanat, watak tokoh, latar, dan makna pada pantun, puisi, serta kutipan cerita.
- Soal 1 dari 20Sulit"Di beranda, Ibu menaruh dua cangkir teh. Yang satu dibiarkannya dingin. Ia memandang kursi kosong di seberang, lalu berkata kepada Raka, 'Ayahmu selalu memilih teh tanpa gula.' Raka mengangguk, meski ia tahu ayahnya telah tiga tahun tidak pulang dari laut. Setelah itu, Ibu memindahkan cangkir dingin itu ke dekat jendela dan menyiram bunga."
Fungsi detail cangkir teh yang dibiarkan dingin dalam kutipan tersebut adalah ...
- Soal 2 dari 20Mudah
Bacalah pantun berikut. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Isi pantun tersebut adalah ...
- Soal 3 dari 20Mudah
Bacalah penggalan puisi berikut. Ibu, kasihmu tak bertepi, doamu tak pernah henti. Tema penggalan puisi tersebut adalah ...
- Soal 4 dari 20Mudah
Bacalah kutipan berikut. Rina tersenyum getir. Sepatu baru yang ia impikan harus ia beli sendiri karena ayahnya sedang sakit. Perasaan Rina dalam kutipan tersebut adalah ...
- Soal 5 dari 20Mudah
Unsur intrinsik karya sastra yang mengatur tempat, waktu, dan suasana peristiwa disebut ...
- Soal 6 dari 20Mudah
Bacalah kutipan berikut. Pagi itu matahari tersenyum menyapa desa. Burung-burung bernyanyi riang. Suasana yang tergambar dalam kutipan tersebut adalah ...
- Soal 7 dari 20Sedang
Bacalah kutipan berikut. Sardi selalu pulang paling akhir. Ia tak pernah mengeluh walau upahnya hanya cukup untuk makan hari itu. Ia percaya, selama kakinya kuat, rezeki akan menemukan jalannya. Watak Sardi dalam kutipan tersebut adalah ...
- Soal 8 dari 20Sedang
Bacalah kutipan berikut. Tak ada yang menyangka, Arif yang pendiam itu menyimpan sejuta mimpi. Di koper tuanya tersimpan puluhan catatan perjalanan yang belum selesai. Amanat kutipan tersebut adalah ...
- Soal 9 dari 20Sedang
Bacalah penggalan puisi berikut. Engkau bagai pelita dalam gelap, menerangi langkah yang tersesat. Majas yang dominan pada penggalan puisi tersebut adalah ...
- Soal 10 dari 20Sedang
Bacalah pantun berikut. Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur panjang, boleh kita berjumpa lagi. Pesan pantun tersebut adalah ...
- Soal 11 dari 20Sedang
Bacalah kutipan berikut. Sang Kancil tertawa melihat buaya yang terperangkap tipu dayanya. Sifat Kancil dalam kutipan tersebut adalah ...
- Soal 12 dari 20Sedang
Bagian cerita yang menampilkan puncak ketegangan konflik disebut ...
- Soal 13 dari 20Sedang
Bacalah kutipan berikut. Api semangat pemuda itu tak pernah padam meski berkali-kali gagal. Makna frasa api semangat pada kutipan tersebut adalah ...
- Soal 14 dari 20Sedang
Bacalah kutipan berikut. Janganlah sombong atas apa yang kamu miliki, karena semuanya hanya titipan. Amanat kutipan tersebut adalah ...
- Soal 15 dari 20Sulit
Bacalah penggalan puisi berikut. Di ujung senja aku berdiri, menghitung jejak yang telah pergi. Angin membawa nama-nama, yang tak lagi sempat kusapa. Tema penggalan puisi tersebut adalah ...
- Soal 16 dari 20Sulit
Bacalah penggalan puisi berikut. Tanah airku adalah doa yang tak pernah selesai diucapkan. Makna larik tersebut adalah ...
- Soal 17 dari 20Sulit
Bacalah kutipan berikut. Setiap sudut rumah itu menyimpan bisikan ibunya yang telah lama pergi. Laila tidak pernah berani menutup pintu depan. Makna kalimat terakhir kutipan tersebut adalah ...
- Soal 18 dari 20Sulit
Bacalah kutipan berikut. Kemiskinan bukan hanya tentang perut kosong, tetapi juga tentang harapan yang tak dipelihara. Maksud kutipan tersebut adalah ...
- Soal 19 dari 20Sulit
Bacalah penggalan puisi berikut. Aku ini orang biasa, tak punya apa-apa selain suara. Namun dari suara kecil ini, kutitipkan nama negeri. Amanat penggalan puisi tersebut adalah ...
- Soal 20 dari 20Sulit
Bacalah kutipan berikut. Bulan menggantung di langit seperti kepingan harapan yang tak kunjung jatuh. Majas dan makna kalimat tersebut adalah ...